Dorong Produktivitas Pangan, Ditjen LIP bersama BRMP NTB Akselerasi Program Irigasi 2026
Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) bekerjasama dengan BRMP NTB menggelar rapat koordinasi pada Jumat, 13 Maret 2026 di Aula BBPMP NTB, yang berfokus pada langkah strategis peningkatan produktivitas pangan di wilayah Nusa Tenggara, Bali, hingga Maluku, seiring semangat percepatan program kerja Tahun Anggaran 2026.
Rapat ini dihadiri pemangku kepentingan secara luring dan daring, meliputi Ditjen LIP, BRMP provinsi, serta Dinas Pertanian dan Dinas PUPR provinsi hingga kabupaten/kota di wilayah NTB, Bali, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.
Kepala BBPMP NTB menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program yang didukung kesiapan di lapangan serta ketepatan administrasi. “Keberhasilan program sangat ditentukan oleh kesiapan pelaksanaan di lapangan yang didukung oleh ketepatan administrasi dan koordinasi yang solid antar pihak,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPLIP Kelas II Mataram mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi guna memastikan keberhasilan program Tahun Anggaran 2026.
Sekretaris Ditjen LIP dalam pemaparannya menekankan percepatan penyelesaian administrasi, dengan target minimal 90 persen dokumen kegiatan irigasi segera dituntaskan agar penyaluran bantuan tepat waktu. Hingga kini, Lombok Utara dan Lombok Timur mencatat realisasi tertinggi dengan capaian SP2D sebesar 15,9 persen.
Sebagai tindak lanjut, seluruh daerah diminta segera menyelesaikan verifikasi CPCL agar program irigasi perpompaan dan konservasi air dapat segera terealisasi.
Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.